Dies Natalis IMK Diisi Aksi Sosial, Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Bandang di Desa Banjar
6 April 2026 | Dies Natalis IMK Diisi Aksi Sosial, Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Bandang di Desa Banjar
Buleleng, Humas— Rangkaian Dies Natalis I IAHN Mpu Kuturan (IMK) diisi kegiatan aksi sosial melalui penyaluran bantuan kepada masyarakat terdampak banjir bandang di Desa Banjar, Kecamatan Banjar, Kabupaten Buleleng, Minggu 5 April 2026.
Kegiatan ini merupakan kolaborasi Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Lembaga IMK bersama BEM Fakultas Brahma Widya sebagai wujud kepedulian sivitas akademika terhadap masyarakat yang tengah menghadapi dampak bencana.
Penyaluran bantuan dilakukan langsung di sejumlah wilayah terdampak, yakni Banjar Muduk, Banjar Ambengan, Banjar Sekar, dan Banjar Melanting, dengan melibatkan panitia serta dukungan perangkat desa setempat.
Bantuan yang disalurkan berupa alat tulis (ATK) yang diperuntukkan bagi anak-anak terdampak, guna mendukung keberlanjutan aktivitas belajar mereka di tengah kondisi pascabencana.
Dekan Fakultas Brahma Widya IMK I Made Hartaka, mengatakan, kegiatan sosial ini menjadi bagian penting dari makna Dies Natalis sebagai momentum untuk berbagi dan hadir di tengah masyarakat.
“Dies Natalis tidak hanya dimaknai sebagai perayaan, tetapi juga momentum untuk menumbuhkan kepedulian sosial. Melalui kegiatan ini, kami ingin hadir dan memberikan dukungan nyata bagi masyarakat yang terdampak bencana,” kata Hartaka.
Menurut dia, keterlibatan mahasiswa dalam kegiatan sosial ini juga menjadi bagian dari pembelajaran nilai-nilai kemanusiaan dan empati yang sejalan dengan visi pendidikan di lingkungan kampus.
“Kami berharap kegiatan seperti ini dapat membangun kepekaan sosial mahasiswa, sehingga mereka tidak hanya berkembang secara akademik, tetapi juga memiliki kepedulian terhadap lingkungan sosialnya,” ujar Hartaka.
Banjir bandang yang terjadi di wilayah tersebut sebelumnya mengakibatkan kerusakan rumah warga serta menghanyutkan sejumlah barang milik masyarakat. Melalui aksi sosial ini, panitia berharap bantuan yang diberikan dapat meringankan beban masyarakat, sekaligus membantu anak-anak tetap melanjutkan pendidikan mereka meskipun berada dalam situasi pascabencana. (hms)
